oleh

MERASA DISUDUTKAN, IPMAT MASOHI ANGKAT BICARA

Foto: LOGO IPMAT MASOHI

Salah satu kader Ikatan Pelajar Mahasiswa Tamilouw (IPMAT MASOHI) dengan tegas menjelaskan sekaligus memintah keadilan pihak Kepolisian Resort Maluku Tengan dalam mengusut kasus pemukulan salah satu Pemuda Tamilouw terhadap Pemuda Rohua, Desa Sepa Kecamtan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah pada hari kamis (13/08/20) – Tandas Yadi Renuat Tomagola.

Insiden pemukulan oleh Pemuda Tamilouw “Rudi Samallo” kepada salah satu Pemuda Rohua adalah bentuk pembelaan diri dalam kasus tersebut, karna merasa terancam karna pemuda rohua tersebut dalam keadaan tidak sadarkan diri mabuk (alkohol) dan menenteng benda tajam serta dirinya melayangkan kata-kata tidak enak, Pungakas Yadi Renuat.

300x250.id

IPMAT MASOHI.menduga ada yang keliru dalam penanganan pengusutan kasus pemukulan tersebut haruslah seadil adil-adilnya, dengan menahan salah satu pemuda tamilouw untuk dimintai keterangan, maka pihak kepolisian harus menghadirkan kedua belah pihak untuk di mintai keterangan, jelas Renuat Tomagola

IPMAT MASOHI berharap institusi Kepolisian Resort Maluku Tengah dalam menagani kasus pemukulan oleh Pemuda Tamilouw terhadap salah satu Pemuda Rohua bisa berjalan dengan baik, arif, bijaksana, dan seadil-adilnya tanpa keberpihakan terhadap siapapun, Tegas Kader IPMAT Masohi Yadi.

Di-lain sisi kader lain juga menjelaskan bahwa IPMAT MASOHI ( Ikatan Pelajar Mahasiswa Tamilouw) sebagai Lembaga Pelajar dan Mahasiswa serta mitra kritis yang lahir atas dasar kesadaran, kemanusian, dalam bernegara, akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas bersama pihak Kepolisian Resort Maluku Tengah demi menciptakan rasa keadilan oleh sesama Masyarakat Maluku Tengah pada umumnya, ungkap Rifal Kolalina.

Komentar

PERDANANEWS